Posts

youre not alone

sesekali aku merasa bahwa hidup ini sangat sulit bagiku. jalan hidupku selalu terjal. bahkan aku hampir menyerah menjalani hidup ini. ingin rasanya keluar dari semua kepiluan yang aku alami.. dan seringkali aku luput dari rasa bersyukur dan bersabar. padahal aku tahu, itulah kunci meraih kebahagiaan hidup. manusia..manusia.. seperti aku ini, yang kadang lupa diri. enggan menerima diri, belum mengenal diri seutuhnya. begitu juga berarti aku belum mengenal Tuhanku yang menciptakan aku untuk tinggal di muka bumi ini. tapi.. sebuah acara Jumat malam minggu lalu, pada sesi lingkaran curcol, lagi-lagi aku disadarkan. jika tak hanya aku seorang diri kok yang mengalami pahit manisnya kehidupan. hanya saja setiap orang punya jalan ceritanya masing-masing. pada kesempatan itu, kami diberi stimulan untuk mengungkapkan perjalanan hidup yang pernah kami lalui selama ini, entah itu semanis madu ataupun sepahit jamu bratawali. mereka yang kukira sebagai orang yang kece, orang yang baik2 saja, ...

Tulis saja~~

Ah gua mau nulis aja. Nulis apapun itu. Nulis setidak jelas apapun entahlah. Absurd? Biarin.. wkwk Eh tapi tapi.. bai de wai kemarin aku habis ngepost "berbicara yang berisi" ya+ hmm kayak berkebalikan gitu gak sih? Hehe emang iya.. Tapi bentar teman.. jadi maksudku di sini adalah, aku berusaha ingin menuliskan setiap detail kejadian yang diindra oleh saraf sensory ku. Rasanya sayang kalau kejadian berjuta hikmah dilewatkan begitu saja. Yo ra? Nahselain itu mungkin, menulis bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan diri, ngesave ide dengan cepat, melatih kemampuan berdiksi dalam tiap kata, membuat jiwa terasa kering ketika tak ada asupan bacaan yang masuk (toh sejatinya makanan seorang penulis itu membaca, kan?). Iya jadi begitu kawan2.. Pun bisa jadi.. lewat tulisan2 yang kita buat menjadi tabungan akhirat yang tak kita sadari! Jadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir berkat hikmah ataupun ilmu yanh bermanfaat. Aamiin , semoga :) Oke, trus sekarang mau cerita ap...

berbicara yang berisi ..

Image
kembali ke diri sendiri lagi, , liat timeline medsos sendiri. hmm kira-kira seberapa kebermanfaatan dan kebaikan yang udah aku post? bermutukah? berisikah? atau hanya berisi celotehan-celotehan tak bermakna yang tidak jauh dari curhat yang terselubung?

tandus

bagaikan tanah yang tandus.. ia berwujud, namun kering kerontang, tak ada sesuatu yang dihasilkan ia seakan tak ada manfaatnya.. kehidupan ini memang penuh lika-liku. hidup di dunia adalah ladang ujian menuju akhirat. jadi, sudah semestinya tidak akan ada sesuatu yang nikmat dan mudah di sini. dari sinilah kekuatan kita sebagai manusia yang tinggal di muka bumi, ditantang. seberapa kuatkah, hebatkah, sabarkah, kamu? akankah kamu akan tetap menjadi tandus seperti ini? tidakkah terlintas di benakmu, menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi sesama, alam, dan makhluk lain? bahkan mikroorganisme pun enggan tinggal bersamamu lantaran kamu berwujud tetapi kosong.. inna maal usri yusraa.. :) sesungguhnya bersama kesulitan kemudahan. hirup udara pelan ... dan keluarkan perlahan... lihat tubuh kita. bagaimana kondisinya? lengkap? sehat? ya, Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan meniti setiap masa yang Ia berikan. Allah percaya pada kita, kita masih diberi kesempatan hidup hingg...

siaaaaap??? yaaaak!!!

tantangan pertarungan kelelahan rasa ingin menyerah ribet rumit tak kunjung usai waktu semakin berlalu dan habis haus tak kuat tapi.. harus tetap bertahan menunaikan menitih satu per satu melangkahkan kaki walau satu-satu lupa bodoh marah tawa bingung ragu yakin tekad

lambat laun kan basi

tibalah aku di sini. membawa sesal tiada arti. ada sejuta kisah yang ia alami selama ia lenyap dari dunia blognya. sebuah pilihan untuk sejenak meninggalkan dunia blog ia maksudkan dengan tekad menggali letak kebutaannya. ia mencoba mengarungi segala urusan dan tempat-tempat di dunia ini dalam durasi waktu yang ia sendiri tak yakin akhirnya sampai bisa menulis di sini. ada rasa iri tentang bercumbu bersama blog. tatkala ia menyambangi bloglist di sisi kanan halaman blognya. ia semakin tak kuasa angkat bicara perihal apa yang telah ia dapatkan selama lenyap dari jangkauan. walaupun tak ada satu orang pun yang mencari, kecuali dirinya sendiri. tak ada satu persen kenaikannya atas pengorbanan meninggalkan perblogan berhari-hari. tdiak lain, ia tetap kosong. seperti makanan .. kisah yang baru saja terjadi adalah sebuah santapan lezat yang masih panas, seger, dan fresh from the oven. tapi.. mengapa ia tak lekas menyantapnya, menjadikannya sumber energi untuk menulis sesuatu yang bermanfa...

batas

semakin hari.. semakin berlalu.. semakin ku menyadari.. bahwa batas itu batas itu diri kita sendirilah yang memagarnya seperti.. katanya suka membaca, kenyataannya sama sekali telah hilang hasratnya emmbaca katanya suka menulis, kenyataannya berhari berbulan bertahun tak menulis tdiak menyesal tak suka film, padal hampir semua orang up to date dengan film2nya di film, banyak juga pelajarannya katanya mau jadi peneliti, kenyataannya baca jurnal dan web resmi ogah-ogahan dan enggan berdekatan dg hal berbau meneliti hm