Posts

jangan kayak aku :(

hmmm sebelum ngerjain revisian proposal, hatiku tersentuh buat ngeblog dulu wkwk


kepikiran buat merefleksikan setelah 3,5 bulan tinggal di rumah quran

buat pembelajaran sama-sama aja yaaa. ternyata ketika kita punya cita-cita tinggi, konsekuensi untuk meraihnya adalah usaha dan doa kita harus sama-sama tinggi.
mungkin itu yah yang salah satunya miss di awal.

pertama, motivasi
percaya nggak percaya, seseorang yang kehilangan motivasi dalam hidupnya ya dia akan lebih banyak rebahan, goler-goler, atau males-malesan. kebanyakan. kalau sesekali karena capek sih oke aja. ketika seseorang tu punya mimpi, pasti dia akan menghabiskan waktunya untuk melakukan hal-hal yang bisa mencapai mimpinya. kalau aku sendiri ngerasa kehilangan motivasi. karena motivasi itu sesuatu yang terus membuatmu tahu mengapa terus bersemangat. misal, semangat ngedapetin IPK 4 karena orang tua, karena kuliahnya pake beassiwa jadi mau menebusnya dengan IPK bagus, karena inget nggak semua orang bisa kuliah di kampus ini…

kenikmatan yang tak nikmat

hah? emang ada ya kenikmatan yang tak nikmat???

eheheh sek mau nggarap skripsi n tugas dulu


saat baca Al Quran baru berapa detik, rasanya udah ngantuk bosen di samping ada hape pen buka hapesaat shalat pengen segera selesai atau keinget yang lainnyasaat bisa kuliah di kampus favorit tapi belajar seakan tak ada wujudnya mungkin seperti saat kita sakit lalu dikasih eskrim.. sebuah kenikmatan bukan eskrim tu? jelas.. tapi tak jadi nikmat bila penikmatnya sedang sakit. dan mungkin begitulah gambaran kalau seorang muslim, udah dikasih Al Quran buat dibaca dan dijadikan petunjuk hidupnya, eh malah nolak? yaitu mungkin namanya sakit juga wkwkkw huhuhuhu lagi ada virus apa bakteri yang menjangkiti pasti :(

pertolongan Allah

Image
kayak mau cerita kisah ditolong Allah aja.. wkwk gaa, genre blog ku kurang lebih adalah persoalan yang sering menjadi fenomena pada diri sendiri.

jika beberapa postingan ke belakang aku sering membahas tentang ikhtiar bagaimana menjadi pribadi yang ini itu. nah tapii gak cukup sampai di situ saja. itu sih okee, cuman ada beberapa hal yang menjadi tonggak keberhasilan. karena jatuhnya sama saja jika hanya mengandalkan diri sendiri, semacam pengen diriku yang begini dan begitu..
Alhamdulillah kemarin siang Allah izinkan hamba ini untuk hadir ke majelisnya Mba Faiza. hehe lagi-lagi beliao, hmmm keren bat sih. ntar kapan-kapan kita bahas tentang beliau kali ya? wqwq eh jangannn nanti malah bikin dosa berjamaah :(( okeee back to the topic. sebagai salah satu rangkaian dari agenda MQMM #2, wah apa pula ini, wah kalo gini nanti aku jadi harus cerita banyak ya? hmmm ya bole sii nanti kita cerita tentang MQMM #2 ini, ntah kapan. aku lagi moodnya bahas yang pen aku bahas aja. sbeenrnya ini juga…

fight against yourself

akhir-akhir ini sering Allah arahkan mata ini melihat pedihnya warga Syiria maupun Gaza yang berdarah-darah di mukanya atau seketika meninggal dunia sebab kebiadaban zionis.
ketika melihat, hanya bisa terus beristighfar... Ya Allah betapa diri ini amat kufur terhadap nikmatmu..

tak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di negeri sendiri pun berita terus saja ada.semisal, berita ada granat di suatu daerah, penembakan apa, kebakaran, korban kekerasan, dll
tak hanya itu, harusnya aku yang ditakdirkan belajar di ilmu keperawatan pun seyogyanya semangat itu nggak bakalan turun. ya bolehlah turun dikit, tapi dikit aja dan gausah lama-lama.

nah trus aku yang di sini, yang hidup enaq enaq aja, bisa apa? tidak lain dan tidak bukan juga sehari-hari adanya ngurusin diri sendiri. sebagai contoh, tahajud, shalat, hafalan, kuliah, kajian, dll buat siapa sih emang kalau bukan buat diri sendiri? porsi untuk orang lain juga nggak banyak. begitu kerasnya melawan diri sendiri, yang mana terlihat dari dari mas…

capek lelah, bismillah hijrah

pada akhirnya saya merasa pada titik jenuh atas hidup ini. jenuh karena jenuh hidup dan ingin mati saja. justru saya jenuh dengan pikiran saya sendiri ini.
entah sebab apa.. atau istighfar saya yang masih belum bisa menutup noda-noda dosa itu, entah doa siapa yang mendoakan saya dapat hidayah, entah saya pernah nolong orang, entah tulisan, perbuatan, atau akhlak siapa yang membuat hidayah itu lama-lama mengikis noda dosa dalam diri saya.
yap, jika diibaratkan dosa itu setebal kerak lumut, rasanya istighfar dan doa itu yang mengerok lumut sehingga lama-lama lumut itu hilang.
mungkin sebagian besar orang akan memandang saya sudah tersibukkan dengan banyak kebaikan. ya gimana engga, kerjaannya di asrama buat belajar agama, di kampus belajar kuliah, di organisasi pun dakwah. nikmat banget kan? iya bangets. sebagaimana orang bilang, kadang kita mengeluhkan apa yang orang inginkan. misal saya ngeluh karena capek di asrama, padahal ada sekian banyak orang yang pengen bisa masuk asrama tapi k…

lelah sia-sia

bismillah wkwkw mau cerita di sini ajalah

jadi hari ini aku menemukan sebuah ayat terakhir yang tadi pagi aku setorkan ke musyrifah.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ 
Arti: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Referensi: https://tafsirweb.com/10816-surat-al-hasyr-ayat-18.html

abis itu aku buka ig seseorang akhwat. kadang aku sengaja search ig orang untuk tau apa hikmah yang  bisa aku petik. alhamdulillah  gasia sia sih buka ig beliau. ignya cuma ada dua postingan. salah satu postingannya menyadarkanku tentang kesia-siaan. kontennya tentang kenapa beliau baru buat ig?pertama, beliau belum tangguh untuk menahan nafsu pribadi. yap, dari kalimat ini rasanya aku udah ketohok aja…

berani berproses

huft huft..

di dunia emang capek ya. ahaha kan tempat kita yang sebenarnya di akhirat nanti, tempat ternyaman tuk istirahat. kalau di dunia terasa capek.. wajar aja. kata orang, manusiawi itu mah.
 pun yang namanya berjuang, pasti ada tantangan, melelahkan, bahkan pengen menyerah n mundur aja.
weeehhh prolognya udah curcol aja ni -_-
ko bisa gitu si?

okeoke aku mau cerita lifejourney my new life di asrama *berat mau ngetik nih* Rumah Quran

singkat aja dulu ya... mau ngerjain yang lain juga nih

pake pendekatan 24 jam..
idealnya kita diharuskan bangun jam 2.30 tuk persiapan qiyamul lail. bagus lagi kalau mandi dulu, udah rapi nan cantik gitu. nah abis itu tahajudlah setengah juz plus witir. namun, pada kenyataannya, biasanya kami bangun jam 3 (maklumlah, tidur paling jam 12an wkwk). bangun kemudian wudlu.. cuss shalat tahajud. biasanya sih shlata 2 rakaat aja, tapi dalam bacaan surat pendek itu per rakaat kebagian seperempat juz. keren yak.. iya aku aja berekspektasi nggak sanggup. ngga…